Hidup tak akan pernah menjadi Abadi,tapi cintaku akan selalu
Abadi
Tahun 2009 ,segerombolan anak muda
berbakat sedang duduk nongkrong dan melakukan hal yang mungkin tak bisa di
lakukan oleh orang biasa.
“Haiii semua ,maaf aku telat
“Teriak ku,
“Iya gapapa dave santai aja”jawab
wahyu dengan keras,”siapa wanita itu cantik ? “tanyaku
“Oooh itu dhea sepupunya
gaza”jawab wahyu
Langit sore mulai menutup awan
cerah menjelang senja dan malam pun tiba,sebuah perasaan yang tak pernah ku
rasakan sebelum nya.wanita itu benar benar bisa membawaku pada satu titik yang
memang membuatku merasa lebih nyaman dan semangat menjalani hidup.
Hari demi hari ku lalui dan mulai
untuk mencari tahu siapa dia sebenar nya,semua usahaku untuk mencari tahu tak
sia sia.jika ada kemauan pasti ada jalan,ibarat ini bukan hanya berlaku pada
usaha dalam perbisnisan melainkan asmara pun demikian.
Wahyu menghampiriku dengan
senang,”heh dave kamu ngapain senyum” gitu ?”ucapnya,”gapapa yu,ini lagi duduk
diam sambil membayangin gimana cara dapetin wanita itu,hehehe”jawabku dengan
girang (sentak wahyu pun terdiam bisu)dan mengatakan”kamu suka sama dhea ?
hahaha okelah besok kita samperin dhea J
“
Betapa senang nya ketika perasaan
suka dan cinta campur aduk menjadi satu,seketika itu pula aku bisa merasakan
hidup yang indah hidup yang penuh arti dan kedamaian di hati.
Dan hari ini adalah jadwal aku
latihan band bersama wahyu juga,seketika itu aku pun meminta kepada wahyu untuk
menjemput dhea agar aku bisa bertemu dengan nya,
Selang beberapa waktu aku mencoba
nelpon wahyu “yu,jangan telat ya,tolong kamu jemput dhea sekalian hehehe”ucapku
dengan girang “kamu tenang aja dave urusan itu aman”jawab wahyu tegas.
Selama latihan berjalan,entah
mengapa jiwaku,hasratku,semangatku sangat menyatu dan membara,ini pasti terjadi
sesuatu yang memang harus ku ungkapkan padanya, itu tak mungkin,karena aku
memiliki fisik yang tak bagus tidak seperti teman lain nya.lalu ku coba sedikit
basa basi pada nya tentang asmara “dhea kamu udah pacaran belum
?”tanyaku,”belum kok,hehe kenapa dave ?”ujar dhea,lalu aku menjawab lagi dengan
semangat”yasudah Cuma pengen tanya doang hehe,emang tipe nya gimana sih dhea
?”tanyaku lagi dengan girang.dhea menjawab”gak muluk muluk kok,fisik itu nomor
sekian yang berkepribadian baik dan yang paling penting hatinya”jawab dhea
dengan serius,”ooh gitu ya”jawabku lirih..”dhea aku boleh minta nomer hape gak
? ya sekedar buat hubungin kamu buat lebih deket lagi hehehe”ucapku dengan nada
bercanda namun serius.
Hampir satu jam kita mengobrol
ternyata asyik juga ngobrol sama dhea,udah cakep,baik,nyambung kalau di ajak
ngobrol,perfect banget deh.dan aku mencoba mendekatinya dengan berbagai macam
cara mulai dari media sosial dan telepon genggam.dan ternyata memang aku
merasakan kebahagiaan sendiri setelah bisa menhubungi dhea.
Sabtu sepulang sekolah,aku nyoba
nelpon dhea
Tuuutt...tuuuttt...tuttttt
“hallo,siapa ya ?”ujar dhea dengan keras
“ini aku dhea,dave hehe oh ya
nanti malam ada acara gak”tanyaku..”oh nanti malam ? ga ada dave,gimana ?”jawab
dhea “yasudah nanti malem aku jemput jam 8 ya”jawabku lagi dengan senang “iya
deh” ucap dhea sambil menutup telpon..tuuuttt ...tuuuttt...
Malam yang di tunggu pun akhirnya
tiba,aku memang berencana untuk mengungkapkan perasaan ini padanya,tetapi
terlalu cepat untuk menyatakan nya.itu tak jadi masalah karena memang aku
sangat menyukai nya dan mulai merasa jatuh cinta padanya.sedikit demi sedikit
ku satukan keberanian untuk menyatakan nya.tadinya mau ngajakin jalan tapi
ternyata lebih enakan dirumah sambil ngobrol di teras berdua,itu lebih efisien
di banding harus mengatakan nya di suatu tempat apalagi cafe.
Tanpa pikir panjang aku langsung
menyatakan”dhea sebenarnya aku mau ngomong sesuatu,tapi kamu jangan
marah”ucapku dengan pelan,”mau ngomong apa dave”jawab dhea..”aku suka sama kamu
dhea”ujarku dengan malu malu...”suka sama aku ???????????”jawab dhea dengan
keras..”iya dhea,ada yang salah ya?”tanyaku langsung..dhea pun bisa melihat
tatapan ku bagaimana perasaanku padanya,dan akhirnya dhea bisa menerimaku untuk jadi pacarnya walaupun aku belum
mengatakan (kamu mau gak jadi pacarku?),alasan dhea sangat simple ia
mengatakan”aku bisa lihat ketulusan mu menyayangi aku,dan aku juga sudah
bertanya pada orang terdekat kamu,disini pun aku juga menyukaimu namun secara
pelan”...”sentak saja aku langsung memeluk dhea dengan erat,entah kenapa air
mata jatuh dengan sendiri nya”..
2 tahun kita menjalani hubungan
ini,aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan selama sekolah aku
tidak pernah bisa mendapatkan nilai yang memuaskan,atas dasar cinta dan sayang
nya padaku,aku mencoba untuk serius dalam belajar untuk meningkatkan prestasi
ku,dan benar apa yang ku lakukan dengan rasa sayang,cinta dan ketulusan itu
membuahkan hasil,aku bisa meraih juara 3 dari 40 siswa.ini sebuah hasil yang
indah ketika aku bisa mengungkapkan hasil kerja kerasku kepada orang yang ku
sayangi.waktu semakin berlalu dan memang banyak permasalahan yang terjadi tapi
ku anggap itu adalah makanan dari sebuah hubungan.karena manusia tidak jauh
dari masalah,suatu hari yang memang keadaan nya sedang kacau antara aku dan
dhea,masalah ini sulit di bicarakan
karena setelah 2 tahun ini aku baru menemukan karakter dhea sesungguhnya,dhea
memiliki sifat ketidak pedulian dengan masalah yang berlarut larut,dan juga
mengungkit balik kesalahan lama untuk menjadikan nya satu serangan balik
untukku.
Malam panjang semakin berlalu,dan
keributan malam pun sudah mulai terasa hening.entah kenapa perasaan ini tiba
tiba merasakan ketakutan,aku mencoba menghubungi dhea di malam itu yang
menurutku sebuah peluang untuk meminta maaf padanya.
Suasana yang kacau terlebih hati
ini merasa gundah,aku menghubungi dhea melalui telepon saat itu memang
panggilan masuk ke nomor tujuan,tetapi tak satupun di terima oleh dhea,ini
semakin membuatku merasa bersalah,lalu ku coba menghampiri kediaman dhea dengan
diam diam,dan hasil nya pun nihil.lalu aku bertekad untuk mengetuk pintu rumah
nya,memberanikan diri menghadap orang tua nya.
Ketika di depan pintu,badan
gemeteran,nafas tersendak sendak,
Took...took...took...”assalamualaikum”,pintu
pun di buka oleh ibu nya
“ada apa nak malem malem begini
kerumah ?”jawab ibu nya dhea..lalu aku pelan pelan menjelaskan “bu,apa dhea ada
dirumah ?saya khawatir dhea tidak ada kabar sama sekali bu”jawabku dengan pelan..”dhea
sedang keluar pake kendaraan sendiri nak tadi,coba cari dirumah temen nya
barangkali”jawab ibu nya lemah lembut...”oh yasudah bu,saya coba cari dhea
saja,terimakasih ya bu saya pamit..assalamualaikum”...”wa’alaikumsalam”jawab
sang ibu..
Sepanjang perjalanan pun tak henti hentinya merasakan khawatir yang begitu hebat,selama 2 jam hanya mencari dhea keliling kota dan itu gak ketemu,sesekali aku coba menghubungi nya lagi lagi gak ada jawaban.rasa sayang dan cinta ini begitu besar ketika aku bisa mengkhawatirkan nya.di salah satu lampu merah pun aku termenung,menunggu kabar darinya.hingga putar arah berkali kali di setiap sudut kota.
Akhirnya di suatu jalan ada
keramaian yang ku pikir itu adalah gerombolan anak muda yang sedang
nongkrong,perlahan ku mendekat di area tersebut.ku coba untuk menepikan
kendaraan di tepi jalan dan berjalan menuju keramaian,kekhawatiran yang begitu
hebat semakin membara,orang demi orang ku lewati untuk sampai di titik
keramaian ,ada sebuah mobil sedan ringsek yang dari jauh sepertinya aku
mengenali mobil ini,dan apa yang terjadi ???????kekasih hati yang sangat sangat
ku cintai terhimpit badan mobil dan bersimbah darah,sentak aku langsung
mendekati nya dan mencoba membuka pintu yang ringsek,tak ada satupun orang yang
menolong kecuali aku.setelah berhasil mengeluarkan dhea dari mobil,tangisan tak lagi tertahan dhea
meninggal dalam kecelakaan.
Disini aku menemukan betapa
terpukulnya ketika seseorang yang di cintai meninggalkan orang yang mencintai
nya, aku merasa tak kuat untuk kembali
menapaki jalan-jalan terjal dalam perjalanan hidupku yang sudah rapuh.perjalanan
menuju kesempurnaan di dunia yang abadi membuatku merasa sempurna.dan aku tahu
bahwa semua akan terasa kehilangan ketika seseorang yang berharga telah meninggalkan
kita untuk selamanya,duka mendalam akan mengiringi kepergian nya dan sulit
untuk terhapuskan.dan aku yakin Tuhan akan mempertemukanku dengannya lagi.